banner 468x60

PRINSIP JAMSOSNAS

 JAMINAN SOSIAL, KENDALI SOSIAL
banner 468x60
Mari Berbagi

PRINSIP SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL

  1. Prinsip kegotong royongan. Prinsip ini diwujudkan dalam mekanisme gotong- royong dari peserta yang mampu kepada peserta yamg kurang mampu dalam bentuk kepesertaan wajib  bagi  seluruh  rakyat;  peserta  yang  berisiko  rendahmembantu yang berisiko tinggi; dan peserta yang sehat membantu yang sakit. Melalui  prinsip kegotong-royongan  ini  jaminan  sosial  dapat  menumbuhkan keadalan sosial bagi keseluruhan rakyat Indonesia
  2. Prinsip nirlaba.  Pengelolaan  dana  amanat  tidak  dimaksudkan  mencari  laba (nirlaba)  bagi  Badan  Penyelenggara  Jaminan  sosial,  akan  tetapi  tujuan  utama penyelenggaraan   jaminan   sosial   adalah   untuk   memenuhi   sebesar-besarnya kepentingan peserta. Dana amanat, hasil pengembangannya, dan surplus anggaran akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan peserta
  3. Prinsip keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas. Prinsip- prinsip manajemen ini diterapkan dan mendasari seluruh kegiatan pengelolaan dana yang berasal dari iuran peserta dan hasil pengembangannya
  4. Prinsip portabilitas. Jaminan sosial dimaksudkan untuk memberikan jaminan yang berkelanjutan meskipun peserta berpindah pekerjaan atau tempat tinggal dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  5. Prinsip kepesertaan bersifat wajib. Kepesertaan wajib dimaksudkan agar seluruh rakyat menjadi peserta sehingga dapat terlindungi. Meskipun kepesertaan bersifat wajib bagi seluruh rakyat, penerapannya tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rakyat dan  pemerintah  serta  kelayakan  penyelenggaraan  program. Tahapan pertama dimulai dari pekerja di sektor formal, bersamaan dengan itu sektor informal dapat menajdi peserta secara mandiri, sehingga pada akhirnya Sistem Jaminan Sosial Nasional dapat mencakup seluruh rakyat
  6. Prinsip dana amanat. Dana yang terkumpul dari iuran peserta merupakan titipan kepada badan-badan penyelenggara untuk dikelola sebaik-baiknya dalam rangkamengoptimalkan dana tersebut untuk kesejahteraan peserta
  7. Prinsip hasil pengelolaan Dana Jaminan Sosial Nasional dalam Undang-Undang iniadalah hasil berupa dividen dari pemegang saham yang dikembalikan untuk kepentingan peserta jaminan sosial

Dalam Undang-Undang ini diatur penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional yangmeliputi jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua, danjaminan kematian bagi seluruh penduduk melalui iuran wajib pekerja. Program- programjaminan sosial tersebut diselenggarakan oleh beberapa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Undang-Undang ini adalah transformasi dariBadan Penyelenggara Jaminan Sosial yang sekarang telah berjalan dan dimungkinkan membentuk badan penyelenggara baru   sesuai dengan dinamika perkembagan jaminan sosial.

Asas  kemanusiaan  berkaitan  dengan  penghargaan  terhadap  martabat manusia. Asas manfaat merupakan asas yang bersifat operasional menggambarkan pengelolaan yang efisien  dan  efektif.  Asas  keadilan  merupakan  asas  yang  bersifat ideal.  Ketiga  asas tersebut dimaksudkan utnuk menjamin kelangsungan program dan hak peserta.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan