BIDANG KESEHATAN

 AKTIVITAS

Secara kasar Bidang Kesehatan dibagi dalam 6 Sub-bidang, yaitu:

1. UPAYA KESEHATAN :

a. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit,

b.  Lingkungan Sehat,

c. Perbaikan Gizi Masyarakat, dan

d. Pelayanan Kesehatan Perorangan dan Masyarakat

2. Pembiayaan Kesehatan Masyarakat

3. SDM  Kesehatan:  Peningkatan Jumlah, Mutu dan Penyebaran Tenaga Kesehatan

4. Obat dan Perbekalan Kesehatan :  Ketersediaan, Pemerataan, Mutu Obat dan Keterjangkauan Harga Obat Serta Perbekalan Kesehatan

5. Pemberdayaan Masyarakat:   Pemberdayaan Individu, Keluarga dan Masyarakat Berperilaku Hidup Sehat  Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)

6. Manajemen Kesehatan: a. Kebijakan, b. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, c. Kerjasama Luar Negeri, d. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas, dan e.  Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Pembagian ururan antara Pusat, Pemda Propinsi dan Pemda Kabupaten/Kota dilakukan untuk tiap Subsub bidang.

kita ambil contoh untuk Sub Bidang  Upaya Kesehatan, yang dibagi menjadi 4 subsub-bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit,   Lingkungan Sehat,  Perbaikan Gizi Masyarakat, dan  Pelayanan Kesehatan Perorangan dan Masyarakat.

Kita lihat dari PP 38/2007 ini pembagian Upaya Kesehatan dibagi menjadi 4 area, yang SANGAT BERBEDA dengan apa yang tertulis pada UU Kesehatan yang membagi menjadi 17 komponen program. Hal ini terjadi karena PP Pembagian urusan ini dibuat pada tahun 2007, dan penjabaran tehnisnya dibuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan tahun 2008. Sedangkan UU Kesehatan lahir pada akhir tahun 2009.  Sehingga revisi atas penjabaran komponen Upaya Kesehatan  dalam Permenkes 922/2008 ini mutlak dilakukan.

Sistem Kesehatan Nasional Perpres nomor 72 Tahun 2012 Dalam Perpres ini Sistem Kesehatan Nasional (SKN) adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua komponen bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dalam pelaksanaannya SKN dilakukan secara berjenjang di pusat dan daerah dengan memperhatikan otonomi daerah dan otonomi fungsional di bidang kesehatan. SKN lalu dikelompokkan dalam 7 subsistem, yaitu: 

a. upaya kesehatan;

b. penelitian dan pengembangan kesehatan;  

c. pembiayaan kesehatan; d. sumber daya manusia kesehatan;

e. sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan;  

f. manajemen, informasi, & regulasi kesehatan; dan

g. pemberdayaan masyarakat.

Sesuai dengan isi UU Kesehatan, maka  Upaya Kesehatan dibagi menjadi dua: upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat.  Sedangkan unsur-unsur subsistem upaya kesehatan terdiri dari:

a. upaya kesehatan;

b. fasilitas pelayanan kesehatan;

c. sumber daya upaya kesehatan; dan

d. pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan.

Penyelenggaraan upaya kesehatan dirinci  menjadi 23 kegiatan, yaitu : pelayanan kesehatan;  pelayanan kesehatan tradisional, alternatif dan komplementer; peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit; penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan; pelayanan kesehatan reproduksi; pelayanan keluarga berencana; upaya kesehatan sekolah;  upaya kesehatan olahraga;  pelayanan kesehatan pada bencana;  pelayanan darah;  pelayanan kesehatan gigi dan mulut; penanggulangan gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran; upaya kesehatan matra;  pengamanan dan penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan;  pengamanan makanan dan minuman; pengamanan zat adiktif; pelayanan forensik klinik dan pelayanan bedah mayat;  upaya kesehatan ibu, bayi, anak, remaja, lanjut usia dan penyandang cacat;  upaya perbaikan gizi; upaya kesehatan jiwa; upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular dan upaya pencegahan, engendalian dan penanganan penyakit tidak menular; upaya kesehatan lingkungan;  dan upaya kesehatan kerja.

Antara Konsep dan Praktek Lapangan Kita lihat perbedaan yang sangat prinsip pada pembagian Konsep Upaya Kesehatan pada ketiga sumber hukum rujukan bidang kesehatan.  Pembagian Upaya Kesehatan menjadi komponen kegiatan pada UU Kesehatan (17 kegiatan) dan Sistem Kesehatan Nasional (23 kegiatan) hanya tentang jumlah kegiatannya, tetapi secara prinsip kedua konsepnya mirip satu dengan yang lain. Namun kedua rujukan hukum ini lebih banyak dipakai dalam tataran konsep pemikiran bahwa seharusnya program kesehatan harus seperti apa yang tertuang dalam kedua peraturan/perundangan ini.

Dalam kenyataan praktis di lapangan maka PP 38/2007 yang mengatur pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten, dimana lampiran keputusan PP 38/2007 ini mengatur pembagian urusan untuk  31 sektor pemerintahan. Dimana untuk sektor kesehatan Lampiran Bidang Kesehatan ini dtuangkan menjadi  Permenkes  922 tahun 2008, yang mengatur jenis jenis program kesehatan yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan RI, dan Pemda Provinsi/ Pemda Kabupaten/kota.

Kalau kita lihat 4 komponen Upaya Kesehatan dalam PP 38/2007  yaitu:  Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit,  Lingkungan Sehat,  Perbaikan Gizi Masyarakat, dan  Pelayanan Kesehatan Perorangan dan Masyarakat  maka pola pembagian ini lebih berorientasi pada struktur organisasi Kemkes, yang membagi organisasinya menjadi  3 Direktorat Jendral: Bina Upaya kesehatan, Pemberantasan Penyakit Menular , dan Gizi/KIA.  Padahal amanat UU Kesehatan dan Sistem Kesehatan Nasional adalah membagi menjadi 17-23 program program kesehatan.  Sehingga Revisi Lampiran Bidang Kesehatan pada PP 38/2007 harus mutlak dilakukan, agar program program kesehatan yang diatur dalam UU Kesehatan dan SKN Tidak berbeda jauh dengan program kesehatan yang dilaksanakan di lapangan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan




informasi hasil pencarian google, yahoo, bing, tentang seo, kontak, alamat, SMS center, facebook, twitter, google Plus, Line, whatsapp, Instagram, telegram, youtube, Donasi, sumbangan, Donatur, Relawan, Dewan Pengurus Pusat, Badan Kesejahteraan Sosial, Badan pendidikan dan pelatihan, Badan Pers Media Cyber, Badan Ekonomi Kerakyatan, Badan Advokasi Publik, Forum Komunikasi dan Konsultasi, Berbagi Rezeki antar sesama, Program Sejahtera Bersama, forum tanya jawab, apa yang kamu pikirkan, ORGAN, LEMBAGA, BADAN, WAKIL WAKIL MASYARAKAT, UNDANG UNDANG, PUTUSAN PUTUSAN, ATURAN ATURAN, PERNAK PERNIK UNIK, KESEJAHTERAAN SOSIAL, PENANGGULANGAN SOSIAL, PENGENDALIAN SOSIAL, PEMBERDAYAAN SOSIAL, REHABILITASI SOSIAL, PERLINDUNGAN SOSIAL, PENDAMPINGAN SOSIAL BANTUAN SOSIAL, JAMINAN SOSIAL, KESEHATAN MASYARAKAT, BISNIS DAN USAHA, BUMI & LINGKUNGAN, EKONOMI RAKYAT, POLITIK, HUKUM, KEAMANAN, JURNALIS & CYBER MEDIA, SEJARAH, SENI & BUDAYA, DUNIA PENDIDIKAN, TEKNOLOGI INFORMATIKA, situs Pulsa gratis Dunia maya Website Lembaga Generasi Penerus Sosial GENPENUS Belajar dan Berkarya Untuk Kepentingan Bersama , Masyarakat dan Negara . Pusat Layanan Berita Informasi Organisasi, Lembaga, Badan Usaha, Wakil Rakyat, Undang Undang, Peraturan, keputusan, Unik, Menarik, Kesejahteraan, Penaggulangan, Pengendalian, Pemberdayaan, Rehabilitasi, Perlindungan, Pendampingan, Berita, Bantuan, Kesehatan, Masyarakat, Bisnis, Usaha, Bumi, Lingkungan, Ekonomi, Politik , Hukum, Keamanan, Jurnalis, Media cyber, Sejarah, Seni, Budaya, Pemuda, Pendidikan, Teknologi, Informatika, aktivitas GENPENUS pusat, pendidikan, latihan, aplikasi online terbaik, organisasi terbaik, lsm terbaik, lembaga terbaik, ormas terbaik, orsos terbaik, lsm, ormas, organisasi , lembaga sosial , organisasi sosial, ekonomi, keuangan, lembaga pendidikan, website organisasi terbaik dan terpercaya di indonesia.